Menatap Hari Esok

Posts Tagged ‘solusi pengangguran

IMG_20140913_080400

Pada tanggal 13 September 2014, inilah mulai perjumpaan ku pada si Susi, kambing Gibas Menggala pertamaku.

Alkisah diawali perkenalan dengan suami asisten rumah tanggaku, namanya Pak Hasan. Dia ingin sekali memelihara kambing tapi tidak mau domba atau kambing biasa. Akhirnya setelah 2 pekan mencari2 dapatlah kambing yang diidamkan, kambing besar dan sedang hamil pula saat itu. Kebetulan yang jual adalah besan Pak Hasan,

IMG_20140913_080209

Akhirnya saya, pak hasan dan juga anak pertama dan keduaku Fathi dan Hamid pun membeli kambing tersebut setelah membuatkan kandang yang cukup nyaman untuk Susi dan anak-anaknya kelak.

IMG_20140913_081931

Jenis kambing tersebut adalah Gibas Menggala, begitulah orang di kampungku (Kayu Manis) menyebutnya. Besarnya lebih dari anak keduaku. Hi…hi… Tapi si Hamid ini senang sekali bermain dengan si Susi.

IMG_20141005_162420 IMG_20141005_162055

Selang 3 pekan tepatnya pada tanggal 4 Oktober maka si susi pun melahirkan anak2 yang lucu2, keduanya jantan. kami namakan anaknya tachibana bersaudara.

IMG_20150322_142017 IMG_20150322_142146

Sekarang tachibana sudah berumur hampir 6 bulan. Induknya si Susi pun sudah hamil lagi sekitar 3 bulanan.

He..he… Program Percepatan.

Iklan

Institut Kemandirian

Profil Institut Kemandirian Dompet Dhuafa

Pengangguran dan kemiskinan, dua masalah bangsa yang tak kunjung selesai. Berbagai program dan aksi terus digulirkan banyak pihak untuk mengatasinya. Tapi semua itu belumlah cukup. Diperlukan program dengan efektifitas super tinggi untuk mengentaskan dua masalah tersebut. Dompet Dhuafa Republika mencoba membuat role model solusinya dengan mendirikan Institut Kemandirian pada 23 Mei 2005. Mottonya adalah “Solusi Cerdas Pengentasan Pengangguran dan Kemiskinan“.

Dompet Dhuafa Republika mengundang berbagai pihak baik perorangan atau lembaga untuk mewujudkan rencana tersebut. Publikasi dilakukan melalui Harian umum Republika. Sambutan masyarakat sangat positif terbukti dengan banyaknya proposal yang masuk.

Dompet Dhuafa Republika melakukan seleksi yang ketat terhadap Manajemen Institut Kemandirian. Tim seleksi terdiri dari Pak Eri Sudewo, Ibu Dewi Motik Pramono, Pak Wahyu Saidi, dan Manajemen Dompet Dhuafa. Dari 90 orang/lembaga yang mengirimkan proposal dan dari 9 orang yang presentasi, akhirnya terpilih Pak Zainal Abidin sebagai pimpinan Manajemen Institut Kemandirian tahun 2005. Tim Manajemen kemudian diperkuat Supardi Lee, Hikmawan A. Hasan, Isnadi Syukri, Irman Cahyadi, Neneng Halimatusa’diah, Andriyani Hapsari, Sunaryo, Mukmin, dan Herman.

Program pertama yang digulirkan adalah Pelatihan Kewirausahaan satu minggu penuh, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan Teknisi Otomotif Sepeda Motor, Keterampilan Menjahit, Keterampilan Memasak/Catering, Keterampilan Perkayuan/Produksi Mainan Edukatif berbahan Kayu. Setelah satu tahun, lalu ditambah dengan Pelatihan Keterampilan Teknisi Elektromotor.

Pada dua tahun pertama, Institut Kemandirian menempati tempat di Gedung Wakaf dari Yayasan Al Hamidiyah yang berkedudukan di Jl. Kecapi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sejak tahun 2007, Institut Kemandirian pindah lokasi ke Gedung Yayasan Matsushita Gobel di Komplek Pabrik PT. Panasonic Manufacturing Indonesia yang beralamat di Jalan Raya bogor Km. 29, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Pada bulan September tahun 2010, Institut Kemandirian menempati tanah dan Gedung wakaf dari bapak Amir Rajab Batubara dan Ibu Romlah Nasution, serta Kompleks Wakayapa yang berada di belakangnya. Kampus tersebut diresmikan oleh Bapak Jusuf Kalla pada tangal 11 Januari 2011. Kampus beralamat di JL. Zaitun Raya, Islamic Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Terhitung mulai tahun 2012 Institut Kemandirian mengubah konsep dengan semi asrama. Pembentukan dan membangun karakter dilakukan di pembinaan asrama.

Posisi Institut Kemandirian

  • Institut Kemandirian adalah salah satu jejaring Dompet Dhuafa Republika
  • Posisi unik Institut kemandirian dalam jejaring di bawah payung Dompet Dhuafa, sebagai interface di antara jejaring sosial, pendidikan dan jejaring ekonomi, mengkondisikan Institut kemandirian sebagai pintu utama perubahan mustahik menjadi muzakki

 

Visi, Misi, Tujuan dan Target

 

Institut Kemandirian memiliki Visi “Menjadi lembaga rujukan program pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia dengan membentuk generasi mandiri dan berkarakter”.

Misi dari Institut Kemandirian terdiri dari 4 (empat) poin penting, yaitu :

  1. Membangun lembaga yang berkualitas dari sisi sistem manajemen, SDM dan Sarana Prasarana
  2. Menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan berbasis keterampilan aplikatif, kewirausahaan sosial serta pembentukan karakter secara terintegrasi dan berkelanjutan
  3. Mengelola dan mewadahi alumni diklat Institut Kemandirian untuk mengembangkan potensi kemandiriannya
  4. Turut Serta Membangun kesadaran masyarakat untuk mandiri

Tujuan lembaga ini adalah untuk mengentaskan pengangguran dan kemiskinan di negeri ini (Indonesia). Tujuan tersebut diraih melalui pelaksanaan program pelatihan keterampilan teknis dan entrepreneurship (manajemen dan bisnis).

Dalam pengelolaan program, kami membagi ke dalam 2 (dua) lingkup besar Program:

  1. Program Reguler : Program yang bersumber dari dana zakat yang dihimpun oleh Dompet Dhuafa.
  2. Program Kemitraan : Program yang bersumber dari dana non zakat, seperti CSR Perusahaan, PKBL BUMN, dan dana kemitraan non zakat lainnya.

PROGRAM REGULER

Pelatihan reguler merupakan pelatihan yang diselenggarakan oleh Institut Kemandirian dengan dana zakat dari Dompet Dhuafa. Penerima manfaatnya sesuai syariah Islam adalah 8 asnaf yang disebutkan dalam Al Quran Surat At-Taubah:60,

Sesungguhnya zakat-zakat ini, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, untuk orang-orang yang berhutang, untuk di jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Lokasi pelatihan pada umumnya dilakukan di kampus Institut Kemandirian di Karawaci, namun dapat pula dilakukan di daerah-daerah. Pada tahun 2014, Institut Kemandirian membuka pelatihan-pelatihan di daerah Banten (kota Serang & Cilegon), Jawa Barat (kota Bandung), Jawa Tengah (kota Semarang), Jawa Timur (Surabaya, Gresik, Bojonegoro), Riau (kota Pekanbaru), dan Sulawesi Selatan (kota Makassar).

Jenis-jenis pelatihan yang diselenggarakan ada 7 macam, yaitu:

  1. Pelatihan Kewirausahaan
  2. Pelatihan teknisi sepeda motor
  3. Pelatihan teknisi handphone
  4. Pelatihan menjahit busana (fashion)
  5. Pelatihan komputer & desain grafis
  6. Pelatihan salon muslimah
  7. Pelatihan mengemudi

Ingin tahu lebih lanjut, bisa lihat di http://institutkemandirian.org/

Gedung Wardah, Jl. Zaitun Raya, Komp. Perum Villa Ilhami/Islamic Village, Karawaci – Tangerang,Telp: 021-5463 118 Fax: 021-5463 118 .


Blog Stats

  • 30,179 hits
September 2017
S S R K J S M
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930