Menatap Hari Esok

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Suatu hari ada seseorang bertanya, “Bulan puasa begini kalau mau mengevaluasi karyawan biar tidak kena ghibah, gimana caranya yah?”

Nah bagaimana menurut rekan2. Berikut ulasan dan jawaban saya. Jika ada hal yang keliru mohon ditanggapi atau diluruskan. Dan jika ada yang kurang jelas yukk kita diskusi…!!!

Mengevaluasi atau appraisal dalam manajemen suatu organisasi, unit usaha atau lembaga adalah hal yang lumrah. Sebagaimana fungsi dari manajemen SDM, maka sudah selayaknya ada performance appraisal atau penilaian kinerja bagi setiap SDM 6 bulan sekali atau setidaknya 1 tahun sekali. Beberapa perusahaan justru melakukan PA (performance appraisal) untuk menilai kinerja para karyawannya dan hal tersebut menentukan bonus dari perusahaan, entah itu gaji ke 13, 14 ataupun bonus kinerja lainnya. Bahkan Rosululloh SAW pun mengevaluasi, memutaba’ah ataupun muhasabah baik dirinya sendiri maupun orang-orang yang dipimpinnya. Rosululloh SAW sebagai panglima perang senantiasa mengevaluasi pasukan dan panglima-panglimanya. Baik sebelum peperangan ketika peperangan maupun setelah peperangan baik kalah maupun menang. Sebagai khalifah Islam, Rosul pun senantiasa mengevaluasi para gubernur, para “menteri kabinetnya” agar dapat mengemban amanah dengan baik.

Tentunya ketika kita mengevaluasi karyawan sama seperti jenderal mengevaluasi pasukannya ke tim inti atau para panglimanya. Dan ini bukan ghibah. Yg penting tertutup dan hanya manajemen inti (komite personalia) yg tahu. Serta ada kode etiknya yaitu orang luar komite tdk boleh tahu. Di keep di komite personalia saja. Tidak boleh sampai menyebar keluar. Jika ada anggota komite personalia yang membocorkan keburukan karyawan yang dievaluasi ke luar komite maka akan ada sanksi dari kode etik perusahaan tersebut.

Kemudian untuk karyawan yang dievaluasi maka diberikan masukan atas kekurangan-kekurangannya serta kinerjanya apa saja yang harus ditingkatkan. Dan ini masuknya adalah nasehat (untuk kebaikan) bukan ghibah.

Rosululloh senantiasa memberitahukan kekurangan seseorang kepada orang tsb untuk kebaikannya sebagai nasehat, ataupun kepada orang lain yang akan berhubungan dengan orang tsb (yang dievaluasi) seperti misalnya komite personalia melakukan evaluasi untuk atasan orang yang dievaluasi tsb atau atasan barunya saat proses mutasi maupun promosi dan demosi jabatan.

Berikut ada penjelasan hukum syariat (dalil) tentang hal tsb.

Imam Nawawi rahimahullah berkata.
“Ketahuilah bahwasanya ghibah diperbolehkan untuk tujuan yang benar dan syar’i, di mana tidak mungkin sampai kepada tujuan tersebut, kecuali dengan cara berghibah, yang demikian itu disebabkan beberapa perkara :

Dalam rangka memberi peringatan kepada kaum muslimin dari keburukan dan dalam rangka memberi nasehat kepada mereka, dan yang demikian itu dalam kondisi-kondisi berikut ini.

Di antaranya, dalam rangka menjarh (meyebutkan cacat) para majruhin (orang-orang yang disebutkan cacatnya) dari para rawi hadits dan saksi, dan yang demikian itu diperbolehkan berdasarkan ijma’ kaum muslimin, bahkan bisa menjadi wajib hukumnya.

Dan di antaranya pula dalam rangka musyawarah yang berhubungan dengan ikatan tali perkawinan dengan seseorang, atau dalam hal kerjasama, atau dalam hal titipan kepada seseorang, atau bergaul, atau dalam hal bertetangga dengannya, atau dalam hal lainnya, dan wajib atas orang yang diajak untuk bermusyawarah untuk terus terang menyebutkan keadaan orang tersebut dan tidak boleh ia menyembunyikannya, bahkan ia harus menyebutkan kekurangan yang ada padanya dengan niat untuk memberi nasehat.
Dan di antaranya, apabila ia melihat seorang penuntut ilmu mondar-mandir mendatangi majelis ahli bid’ah maupun ahli membid’ah bid’ahkan, atau seorang yang fasik, dan menimba ilmu darinya, maka dia takut kalau-kalau si penuntut ilmu tersebut terpengaruh dan berakibat negatif kepadanya, maka ia harus menasehatinya dengan menjelaskan keadaan ahli bid’ah atau orang fasik tersebut, dengan syarat semata-mata maksudnya adalah nasehat, dan ini termasuk dari apa-apa yang disalahgunakan padanya. Karena terkadang yang mendorong si pembicara tadi untuk berbicara adalah faktor hasad, dan ini adalah perangkap iblis kepada orang tersebut, dikhayalkan kepadanya bahwa yang ia sampaikan adalah nasehat, hendaklah hal ini diperhatikan dengan baik.
Dan di antaranya, apabila seorang yang memiliki kedudukan dalam pemerintahan, sedang ia tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya, bisa disebabkan karena memang ia tidak pantas menduduki jabatan tersebut, atau karena ia itu adalah orang yang fasik atau ia orang yang lalai, dan yang semacamnya, maka wajib untuk memberitahukan hal ini kepada atasan orang tadi agar atasan tersebut memecatnya dan menggantikannya dengan orang yang pantas, atau atasan yang mengetahui ketidakberesan bawahannya ia dapat membuat kebijaksanaan yang adil sesuai dengan kondisi bawahannya, serta ia berusaha untuk memberi motivasi kepadanya agar tetap istiqamah, selalu berjalan di atas relnya atau kalau memang tidak bisa, ia menggantikannya dengan orang lain.”[1]
Setelah beliau menyebutkan enam point dari hal-hal yang diperbolehkan untuk berbuat ghibah, lalu beliau mengemukakan dalil-dalilnya yang masyhur dari hadits-hadits yang shahih, di antaranya adalah:

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa seseorang meminta izin untuk masuk menemui Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau berkata, “Izinkanlah dia untuk masuk, ia sejahat-jahat orang di tengah kaumnya.” [Muttafaq ‘Alaih] [2]

Dan dari Fathimah binti Qais radhiyallahu ‘anha, ia berkata: Saya mendatangi Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, maka aku berkata, “Sesungguhnya Abul Jahm dan Mu’awiyah, keduanya telah meminangku?” Maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Adapun Mu’awiyah dia seorang faqir tidak memiliki harta, sedangkan Abul Jahm, tongkatnya tidak pernah lepas dari bahunya.”

Dan dalam riwayat Muslim (lainnya), “Sedangkan Abul Jahm sering memukul wanita.”

Jika ada hal yang keliru mohon ditanggapi atau diluruskan. Dan jika ada yang kurang jelas yukk kita diskusi…!!!


Kalimat tersebut merupakan penjelasan dari riwayat “Ia tidak melepaskan tongkat dari bahunya.” Dan dikatakan bahwa maknanya: sering mengadakan bepergian (safar).” [3]
Foot Note [1]. Riyadhus Shalihin, hal. 525-526 [2]. Ibid, no. 1539 [3]. Ibid, no. 1541
Iklan

http://innaverry.co.cc

Inna & Verry

Ta’aruf

Proses kami bermula pada akhir Oktober 2008 dengan pertukaran biodata masing-masing yang diiringi dengan musyawarah dari pihak keluarga dan kerabat terdekat kami. Dari biodata yang diterima, kedua calon pengantin dapat mengetahui secara mendasar latar belakang, sifat, aktivitas dan visi hidup calon pasangannya. Setelah proses istikharah selama 2 pekan dilalui, akhirnya kami memantapkan hati untuk berlanjut pada proses ta’aruf.

Ta’aruf tatap muka berlangsung di Bandung, tanggal 1 November 2008. Selama kurang lebih satu jam dijalankanlah sunnah Rasulullah SAW ini. Saling memperkenalkan diri, saling menceritakan keadaan keluarga, saling menceritakan kondisi saat ini dan rencana-rencana hidup kedepannya. Alhamdulillah, proses tatap muka berjalan dengan lancar. Momen ini merupakan peristiwa berharga yang sarat makna dimana kami bisa mengenal lebih jauh satu sama lain untuk yang pertama kalinya.

Sepekan setelah ta’aruf tatap muka, kami memutuskan untuk maju ke tahap berikutnya. Calon pengantin laki-laki diminta datang ke kediaman calon pengantin wanita di Jakarta pada tanggal 9 November 2008 untuk berkenalan dengan orang tua dan keluarga tanpa disertai kehadiran calon pengantin wanita. Setelah proses perkenalan lancar dilalui, orang tua calon pengantin wanita harus berangkat menunaikan ibadah haji selama 40 hari sehingga proses kami harus dipending terlebih dahulu hingga orang tua calon pengantin wanita pulang ke tanah air. Dalam masa ini kami sepakat tidak melakukan proses komunikasi secara langsung dan berharap Allah akan akan memberikan jalan terbaik bagi proses kami. Dalam tenggang waktu ini kami memanfaatkan waktu untuk mengkondisikan keluarga, juga menambah tsaqofah masing-masing mengenai pernikahan serta meningkatkan ruhiyah & kedekatan kami kepada Allah. Selain itu, kami juga menggunakan waktu ini untuk mengadakan ta’aruf kedua yang dilaksanakan di Bandung pada tanggal 26 November 2008. Segala pertanyaan yang ingin disampaikan dan belum terungkap pada proses ta’aruf tatap muka pertama kami manfaatkan di dalam pertemuan tersebut. Alhamdulillah, proses ta’aruf yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut menambah kemantapan hati kami untuk melanjutkan ke proses selanjutnya.

Orang tua calon pengantin wanita pulang ke tanah air pada tanggal 23 Desember 2008. Karena kondisi kesehatan ba’da kepulangannya ke tanah air kurang baik selama kurang lebih 3 pekan, maka kami memutuskan untuk merencanakan perkenalan keluarga calon mempelai wanita dengan keluarga calon mempelai laki-laki di Jakarta pada tanggal 18 Januari 2009. Setelah proses perkenalan keluarga dilakukan, kami memutuskan untuk maju ke tahap berikutnya yaitu khitbah. Proses khitbah berlangsung di rumah orang tua calon pengantin wanita, di Jakarta, tanggal 1 February 2009. Alhamdulillah, berkat rahmat dari Allah SWT, proses khitbah berlangsung lancar. Orangtua calon pengantin wanita menerima pinangan tersebut dan ayah calon pengantin wanita memberikan restu untuk menikahi putrinya pada tanggal 8 Maret 2009. Alhamdulillah.

Kesederhanaan dan kelancaran proses taaruf ini adalah berkat rahmat dan pertolongan dari Allah SWT. Kami sadari, hanya dengan kehendak Allah sajalah proses kami selanjutnya dapat berjalan dengan lancar. Kami berharap dapat membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warohmah, dan kehadirannya dapat memberikan manfaat untuk lingkungan sekitarnya. Semoga dengannya Allah ridha dan melimpahkan berkah kepada keluarga yang akan dibentuk. Amiin ya Rabbal’alamin.

Calon Pengantin

“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” (Qs. An Nisaa (4) : 1).

Ya Allah, karuniakan kepada kami isteri dan keturunan yang menentramkan hati kami, dan jadikanlah kami penghulu orang-orang yang bertaqwa..”

Inna Arumsari Fitriany

Putri bungsu yang lahir dari empat bersaudara anak pasangan Tata Suwarta, KS dan Komiyati. Dilahirkan 21 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 2 September 1987 di Jakarta dengan mewarisi turunan Sunda-Jawa dari kedua orangtuanya. Bersekolah di TK Taman Sakti Jakarta, SDN Bambu Apus 04 Jakarta, SMPN 259 Jakarta, SMAN 14 Jakarta, dan kemudian berkuliah di program studi Teknik Lingkungan ITB angkatan 2005. Karakter umumnya adalah sanguinis-melankolis. Tipikal orang yang senang belajar dan menyukai hal-hal baru. Berharap ketika berkeluarga, bisa saling mendukung dengan pasangan untuk mewujudkan keluarga penuh berkah yang sakinah, mawaddah, warahmah serta bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Verry Aria Firmansyah

Putra sulung dari tiga bersaudara anak pasangan Achmad Hanafiah dan Maryati. Dilahirkan 21 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 Mei 1987 di Bogor dengan mewarisi turunan Sunda-Jawa dari kedua orang tuanya. Berkarakter dasar Sanguinis-Koleris. Tipikal orang yang supel, kritis, dan bersemangat untuk mempelajari hal-hal baru. Pendidikan formal sejak TK sampai SLTP dijalani di Bogor. Masing-masing di TK Puri Kencana Bogor, SDN Polisi 2 Bogor, dan SLTPN 2 Bogor. Setelah menjalani pendidikan menengah di SMAN 2 Bogor, tahun 2004, merantau ke Bandung, dan melanjutkan pendidikan ke Teknik Planologi ITB. Bercita-cita menjadi pengusaha muslim, pendakwah, pendididik, dan pemimpin keluarga Islami. Berharap menjadi suami juga ayah dari istri dan anak-anak yang menentramkan hati, menjadi penghulu bagi orang-orang yang bertaqwa.

“Ketika Allah sudah menjodohkan, menautkan hati-hati manusia, maka cinta pun akan hadir dan pertemuan pasti kan terjadi. Dan insya Allah, Allah akan memberikan jalan terbaik bagi orang-orang bertaqwa.”

Wallahu A’lam Bishshowwab

Mohon Do’a dan Restu

Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahirrohmanirrohim

Ya Allah…
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui
bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepada-Mu,
bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru [di jalan]-Mu,
dan berjanji setia untuk membela syaria-Mu
maka kuatkanlah ikatan pertaliannya Ya Allah…

Mengundang sahabat-sahabat semua untuk datang pada acara pernikahan

Inna Arumsari Fitriany – Teknik Lingkungan ITB’05

dan

Verry Aria Firmansyah – Teknik Planologi ITB’05

Akad Nikah Insya Allah akan dilaksanakan pada :

Hari Ahad, 08 Maret 2009
Pukul 07.30 WIB
Bertempat di Masjid Al Hikmah
Jl.Mini 3 No. 17A Bambu Apus – Cipayung Jakarta Timur

Resepsi insya Allah akan dilaksanakan pada :

Hari Ahad, 08 Maret 2009
Pukul 10.00-15.00 WIB
Bertempat di Jl Mini 3 No.34 Rt 12/03 Bambu Apus – Cipayung Jakarta Timur

Dimohon kedatangan sahabat-sahabat semua

Jerusalem – Infopalestina: Media-media Israel hari-hari ini dihiasi dengan judul-judul yang berkaitan dengan perkataan Kepala Dinas Intelijen Dalam Negeri Israel “Shabak”, Yuval Diskin, yang menyatakan tentang keberadaan roket-roket di tangan gerakan Hamas yang mampu menjangkau pinggiran kota Beer Sheba, yang berjarak 40 kilometer dari Jalur Gaza.
Harian Israel Yedeot Aharonot mengatakan bahwa satu dari 8 orang Israel, yakni 800 ribu orang Israel berada dalam jangkauan roket al Qassam. Harian Israel yang memiliki peredaran luas ini memuar daftar kota-kota dan daerah-daerah yang berada dalam jangkauan roket Palestina, berdasarkan pernyataan Diskin. Diskin mengatakan, “Sayap militer gerakan Hamas memanfaatkan setengah tahun terakhir (saat berlangsung gencatan senjata) dan memperbaiki kemampuannya menembakkan roket jarak jauh dan menengah.”
Berdasarkan jarak jangkau yang disebutkan Diskin, maka fasilitas strategis Israel masih tetap dalam jangkauan roket-roket al Qassam. Seperti pusat penelitian nuklir di nahal Shuraik dan pangkalan angkatan udara Israel di Hatsur.
Diskin mengatakan tentang perlawanan Palestina di Jalur Gaza, “Mereka semua siap untuk konfrontasi militer. Mereka memiliki kemampuan roket yang menjangkau sampai Keryat Gate dan Esdod, bahkan sampai pinggiran Beer Sheba.”
Diskin menambahkan, “Tidak ada keputusan pada Hamas untuk menggunakan seluruh kekuatan yang dimilikinya untuk membalas. Kami memperkirakan mereka akan memutuskan memanfaatkan tingkat kesiapan mereka yang tinggi saja pada saat kondisi sudah terakumulasi yang memberinya alasan untuk melakukan serangan balasan lebih meluas. Kami memprediksi bila kita lancarkan serangan ke cadangan amunisi penting mereka, maka mereka akan membalas dengan melancarkan serangan roket jarak jauh.”
Diskin mengatakan, “Pimpinan politik Hamas khawatir serangan balasan militer Israel, terutama mereka khawatir kehilangan sesuatu yang sangat berharga,” yakti para pemimpin gerakan Hamas yang mendapatkan ancaman operasi pembunuhan oleh pihak Israel.
Petinggi intelijen Israel ini menambahkan, Hamas mengizinkan faksi-faksi perlawanan Palestina lain di Jalur Gaza untuk melancarkan serangan roketnya ke target-target Zionis Israel. Dan Hamas sendiri akan melanjutkan serangan roketnya ke Israel. Pada Kamis (18/12) malam, geraka Hamas telah mengumumkan berakhirnya masa gencatan senjata yang sudah berlangsung selama 6 bulan. Menurut Diskin, Hamas mau melanjutkan gencatan dengan dilakukan perubahan syarat-syaratnya.
Diskin melihat bahwa Hamas berkepentingan pada kelanjutan gencatan senjata. Namun Hamas ingin memperbaiki syarat-syaratnya. “Dia ingin kami membebaskan blockade, menghentikan serangan-serangan, memperluas gencatan senjata hingga mencakup Tepi Barat,” ungkap Diskin.
Diskin mengisyaratkan tidak ada mediator yang memiliki pengaruh anara pihak Israel dan pihak Palestina di Jalur Gaza. “Orang-orang Mesir duduk di pagar perbatasan dan di sana telah kehilangan kepercayaan antara mereka dengan Hamas. Meski demikian tidak seyogianya meremehkan mediator Mesir. Sebab pada saat Hamas menghadapi situasi yang membuatnya membutuhkan mediator Mesir maka orang-orang Mesir akan kembali menjadi pemain,” jelasnya. Petinggi intelijen Israel ini menambahkan, “Di sana ada pihak-pihak internasional lain yang berupaya memediatori demi kembalinya gencatan senjata seperti semula.”
Sebuah laporan yang dilansir harian Israel Ha’aretz menegaskan bahwa menyusul pengumuman berakhirnya gencatan senjata maka terjadi kepanikan di permukiman Yahudi Sedirot. Nampak di jalan-jalan permukiman sepi dari lalu lalang orang dan kendaraan. Kafe-kafe menutup pintu-pintu mereka. Sejumlah besar penduduk berinisiatif meninggalkan kota Sedirot.
Laporan ini mengutip dari salah seorang warga Israel yang mengatakan dia lari meninggalkan Sedirot ke utara. Dia bersama istri dan keempat anaknya terpaksa melakukan itu karena takut kondisi di kota Sedirot. Dia menambahkan tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi bahaya. Dia bertekad akan tetap tinggal di utara selama kondisi di Siderot masih seperti itu.
Seorang warga Israel lainnya yang dikutip Ha’aretz mengatakan dirinya jauh lebih percaya pada gerakan Hamas dari pemerintah Israel yang disebutnya takut masuk ke Jalur Gaza, sementara penduduk yang membayar harganya. (seto)

Inovatif dan Kreatif

Pengertian Inovasi dan Kreativitas:

Pengertian Inovasi:

l Usaha seseorang—dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya—dalam menghasilkan produk baru, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya.

l Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahlian untuk menghasilkan karya baru. (inovatif)

l Proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif. (berpikir inovatif)

l Syarat-syarat inovasi

Menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.

Menghasilkan produk yang relatif baru.

Menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan individu ataupun kelompok.

l Syarat-syarat berpikir inovatif

Elastisitas yang tinggi

Produktivitas yang tinggi

Orisinalitas yang tinggi

Sensitivitas yang tinggi

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Inovatif

Kreatif

Kecerdasan

X

Bakat

X

Orientasi

X

Pengalaman

X

Analisis

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

Pengertian Kreativitas:

l Memunculkan sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya.

l Suatu proses yang menghasilkan karya baru yang bisa diterima oleh komunitas tertentu atau bisa diakui oleh mereka sebagai sesuatu yang bermanfaat.

l Kemampuan berpikir untuk menghasilkan karya yang variatif, baru dan bisa diaplikasikan. (berpikir kreatif)

l Pemikiran yang menghasilkan cara baru, konsep baru, pemahaman baru, penemuan baru, atapun karya seni yang baru. (berpikir kreatif)

l Syarat-syarat berpikir kreatif

l Melibatkan respons atau gagasan yang baru.

l Memecahkan persoalan secara realistis.

l Mempertahankan dan mengembangkan orisinalitas.

l Berpikir secara divergen: fluency, flexibility, originality

l Berpikir analogis: berpikir tidak konvensional, mampu melihat berbagai hubungan yang tidak terlihat.

Proses berpikir kreatif

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Orientasi

Preparasi

Inkubasi

Iluminasi

Verifikasi

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

  • Orientasi: merumuskan masalah, mendefinisikan aspek-aspeknya.
  • Preparasi: mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang relevan.
  • Inkubasi: pikiran beristirahat, proses berjalan di bawah sadar.
  • Iluminasi: munculnya ilham, aha erlebnis
  • Verifikasi: mengui dan menilai secara kritis hasil dari iluminasi.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif

Kemampuan kognitif: kecerdasan di atas rata-rata, mampu melahirkan gagasan baru, berlainan, dan fleksibilitas kognitif.

Sikap yang terbuka: mudah menerima stimuli internal dan eksternal, memiliki minat beragam dan luas.

Sikap yang bebas, otonom, percaya diri.

Macam-macam Inovator:

  • Penemu
  • Perakit
  • Pengembang
  • Peniru

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Kemampuan intelektual

+

Sifat-sifat kepribadian

+

Suasana dan lingkungan kondusif

Inovasi dan Pembaruan

Wisata menyelami hati, pikiran, perasaan, dan perilaku para

perekayasa kehidupan dan para inovator

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

Literatur:

l Jawwad, M. Ahmad Abdul. 2004. Mengembangkan Inovasi & Kreativitas Berpikir. Bandung: Syaamil Cipta Media.

l Rakhmat, Jalaluddin, Drs, M.Sc. 2003. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mengapa Perlu kreatif?

Kreativitas dibutuhkan dan diperlukan dalam setiap bidang yang kita geluti, termasuk bidang saya sebagai seorang planner (perencana). Merencanakan tata ruang pun butuh kreativitas agar bisa menyelesaikan segala macam permasalahan dan persoalan perkotaan yang semakin kompleks. Anda dituntut untuk tetap mampu menghasilkan ide-ide baru agar Anda bisa mengikuti perubahan, dalam hal ini sebagai planner yaitu perkembangan masyarakat dan perkotaan yang ada.

Seluruh elememn perkotaan pun harus kreatif, baik pengusaha (sektor swasta), masyarakat, maupun pemerintah. Ketika ide-ide kreatif itu muncul maka bangsa kita tiodak lagi hanya bisa meniru yang dikembangan dan dihasilkan orang lain. Lihat saja, bagaimana teori ekonomi yang diterapkan di Indonesia, mengikuti teori kapitalis yang dikembangkan orang-orang barat. Wajar saja bangsa kit tidak pernh maju. Kemajuan pereonomian suatu negara hanya diukur dengan pendapatan perkapita saja. Padahal, bisa jadi hanya sebagian kecil saja yang berkontribusi pada nilai Pendapatan per kapita tsb. Nyatanya, sebagian besar (>80%) kekayaan Indonesia thanya dikuasai kurang dari 10% warga Indonesia. Sisanya masih banyak warga kita yang kelaparan, makan nasi akik maupun busung lapar dimana-mana. Ini semua karena kurangnya kreativitas baik dari pemegang kebijakan tertinggi maupun sampai tataran level terbawah.

Maka, pendidikan kreativitas diperlukan untuk meningkatkan hajat hidup masyarakat Indonesia.

TTD: Calon Pemimpin Bangsa

Pertama kali buat blog…

Belajar dari training blog yang diselenggarakan Gamais ITB.

Tapi setelah itu tidak pernah diedit. Selanjutnya, pak Agus menuruh mahasiswanya saat perkuliahan Maninov di SBM untuk membuat Blog.

Maka perkenalan (ta’aruf) dengan blog pun dimulai.

Thanxs pisan Gamais dan Pak Agus, serta seluruh stakeholder yang memperkenalkanku pada blog.

Semoga Alloh membalas jasa-jasa kalian.


Blog Stats

  • 30,678 hits
November 2017
S S R K J S M
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930