Menatap Hari Esok

Archive for the ‘Kreatifitas dan Inovasi’ Category

ANAK MUDA 17 TAHUN DENGAN MODAL ZONK DAN LAMBAIAN TANGAN, MENDAPATKAN KONTRAK SENILAI $10.000

(Tulisan Pak Teguh Husadani)onasis
Alkisah, ada seorang anak muda berusia 17 tahun bernama Ari. Di sekolah, ia bodoh dan suka mencari perkara. Tidak aneh kalau ia diusir dari beberapa sekolah. Ia paling sering menduduki ranking terbawah di kelasnya. Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi gara guru dan keluarganya berputus asa. Selagi ia masih muda, dengan mudah orang dapat melihat bahwa dia akan menjadi seorang di antara mereka yang akan menghancurkan diri sama sekali atau sukses secara gilang-gemilang.

Ari tidak lulus sekolah. Masa depan tampak suram baginya. Beberapa hari setelah upacara penyerahan ijazah, salah seorang temannya melihat Ari berjalan tanpa tujuan di taman kota. Ia mencoba menghibur hati Ari. “Jangan khawatir, Ari, kau lihat nanti, semua akan beres. Kau coba sekali lagi tahun depan. Kau pasti lulus.” “Goblok,” jawab Ari. “Kau kira saya akan tinggal saja selamanya di sini? Dunia ini sempit. Saya tidak perlu ijazah. Pada suatu hari kau akan heran akan apa yang saya lakukan.”

Ari kemudian merantau kota Buenos Aires, Argentina. Bawaannya sebuah koper tua dan uang sebanyak $450. Tanpa ijazah, tanpa pekerjaan, uang dan koneksi orang berpengaruh, Ari terpaksa melakukan berbagai pekerjaan kasar. Ia menjadi kenek tukang batu, kuli pengangkut bata pada suatu proyek pembangunan, tukang cuci piring di restoran, dan akhirnya menjadi magang instalator listrik di perusahaan telepon.

Suatu kali, Ari tiba-tiba mendapat ide. Pada masa itu, tembakau dari negaranya terkenal baik, bahkan diklasifikasikan di antara tembakau-tembakau paling enak oleh para ahli. Namun, karena masalah pengimporan dan penyediaan, barang ini menjadi sukar didapat.

Ari mengetahui rumah Juan Gaona, seorang pengusaha tembakau terbesar di Argentina. Setiap hari, ketika pengusaha itu keluar rumah, Ari selalu melambaikan tangan ke pengusaha itu. Pada awalnya, selama 15 hari berturut-turut pengusaha itu tidak mempedulikannya. Tapi karena Ari selalu melambaikan tangan setiap hari,
Juan Gaona itu menemuinya dan mengatakan, “Hai pemuda, kenapa kamu , selalu melambaikan tangan setiap saya ke luar rumah?” Ari lalu menjawab, “Saya punya tembakau kualitas bagus dari negara saya. Bapak tidak usah membayar dulu, yang penting saya dapat kontrak pembelian dulu dari Bapak.” Setelah mendengar jawaban yang meyakinkan dari pemuda itu, Juan Gaona lalu menandatangani kontrak pembelian tembakau seharga $10.000 dengan komisi sebesar 5% untuk Ari.

Bermodalkan kontrak pembelian dari Juan Gaona, Ari pulang dan mengumpulkan hasil tembakau di negaranya untuk di jual ke Argentina lewat perusahaan tembakau Juan Gaona. Maka, jadilah Ari menjadi orang kaya pada usia yang masih muda.

Tahukah Anda, siapakah Ari itu? Dia adalah Aristotle Onassis, raja kapal yang berasal dari Yunani. Dengan kesuksesannya di bisnis tembakau, ia kemudian mampu mencetak penghasilan satu juta dollar pertamanya dalam usianya ke-25, dengan memiliki kapal-kapal komersial, kapal tanker dan kapal penangkap ikan paus. Setelah itu ia terkenal sebagai orang kaya kelas dunia dengan kekayaan tersimpan di 217 bank di seluruh dunia dan memiliki 95 perusahaan di bidang perkapalan, penerbangan, minyak, emas,pariwisata, dan lain-lain.

Iklan

INFO YANG JARANG DIKETAHUI
ORANG…
1. Nomor Darurat utk telepon genggam
adalah 112. Jika anda sedang di daerah
yg tdk menerima sinyal HP & perlu
memanggil pertolongan, silahkan tekan
112 dan HP akan mencari otomatis
network apapun yg ada utk menyambung
kan nomor darurat bagi anda.
Dan yg menarik, nomor 112 dpt ditekan
biarpun keypad dlm kondisi di lock.

2. Kunci mobil anda ketinggalan di dlm
mobil? Anda memakai kunci remote?
Kalau kunci anda ketinggalan dlm mobil
& remote cadangan nya ada di rumah,
anda segera telpon orang rmh dgn HP,
lalu dekatkan HP anda kurang lebih 30cm
dari mobil & minta org rumah utk
menekan tombol pembuka pd remote
cadangan yg ada dirumah.
Pd waktu menekan tombol pembuka
remote, minta org rmh mendekatkan
remotenya ke telepon cellular yg
dipakainya.

3. Tips untuk menge-Check keabsahan
mobil/motor anda. Ketik: contoh JATIM
L8630NS (no plat mobilanda) Kirim ke
1717, nanti akan dpt balasan dari
kepolisian mengenai data2 kendaraan
anda, tips ini jg berguna untuk
mengetahui data2 mobil bekas yg hendak
anda akan beli.

4. Jika anda sedang terancam jiwanya
krn dirampok/ditodong seseorang untuk
mengeluarkan uang dari ATM, maka anda
bisa minta pertolongan diam2 dgn
memberikan nomor PIN scara terbalik,
misal no asli PIN anda 1254 input 4521 di
ATM maka mesin akan mengeluarkan
uang anda juga tanda bahaya ke kantor
polisi tanpa diketahui penodong tsb.
Fasilitas ini tersedia di seluruh ATM tapi
hanya sedikit org yg tahu (tolong
disebarkan).

5.Lupa dng nomer sendiri ? Nggak usah
missedcall org biar bisa tau no Sendiri?,
nih ada cara cek no sendiri :
Axis : *2#
Xl : *123*7*2*1*1#
Smartfren : *995#
Simpati : *808#
Tri : *998#
Indosat : *123*30#
Info ini blm sy coba sih. Tapi sy msukan disini buat arsip.
Kalau sdh ada yg coba kasih infonya ya
(SEMOGA BERMANFAAT).

Mihaly menyatakan ada 10 sikap paradok yang dimiliki oleh orang-orang Kreatif. Berikut analisis dan komentar pribadi saya terhadap 10 sikap paradok tersebut.

1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.

Komentar:

Manusia tetaplah manusia, seseorang yang kreatif, sekalipun Superman tidak akan selalu terlihat seperti macan yang siap menerkam musuh-musuhnya. Selalu siaga dan perkasa dalam beraktivitas. Superman pun butuh istirahat, makan, dan menikmati hidup seperti manusia pada umumnya. Serta Superman juga butuh ketenangan jiwa, sesekali menyepi ataupun menyendiri di suatu tempat yang menenangkan. seperti suatu hadits yang berbunyi. Muslim itu bagaikan singa di siang harinya dan bagaikan rahib di malam hari ‘Ruhbanun Billail Wafursanun Binnahar’.

2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.

Seseorang yang kreatif tentunya akan terlihat cerdas, walaupun pada awalnya terlihat seperti orang aneh ataupun terlihat bodoh dengan banyak bertanya bahkan hal-hal yang terlihat sepele. orang kreatif biasanya banyak bertanya, dan hal itu justru membuat mereka terlihat cerdas dan lugu di saat bersamaan. Namun, walaupun memiliki kelebihan seseorang yang kreatif tidak boleh menyombongkan diri. Dan selalulah bersikap ikhlash dalam mengerjakan sesuatu. Karena ilmu tanpa amal tidak ada artinya, dan amal tanpa ikhlas tidak bernilai disisi Tuhan.
3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.

Seseorang yang kreatif pastinya sangat semangat dan berjiwa pembelajar serta pantang menyerah. Seseorang yang kreatif pastinya menyenangi apa yang ia tekuni. So, ia pasti sangat fokus dengan bidang yang ia tekuni itu, asyik dengan dunianya. Dalam kondisi tersebut, secara tidak langsung, makhluk tersebut dapat dikatakan irresponsibility karena seharusnya dia masih merupakan bagian dari komunitas-komunitas lain dimana dia mempunyai peran dan tanggung jawab tersendiri yang diabaikan.

4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.

semua orang memiliki imaginasi dan fantasi yang luar biasa. Bedanya orang kreatif, mereka memberi waktu yang lebih dalam imaginasi dan fantasy tersebut serta merasakan dengan sense dari kehidupannya lebih dari yang lain dengan caranya sendiri. sehingga menimbulkan pikiran yang berandai-andai dunia yang lebih indah ala mereka. selanjutnya adalah sama, dimana pada dasarnya semua orang ingin dunia yang nyaman bagi dirinya masing-masing.

bedanya adalah kebanyakan orang mengesampingkan fantasy dalam pikiran mereka dengan ungkapan- ungkapan seperti “…harus realistis… u wish..”, atau menghindari realita-realita yang ada dengan ungkapan “..gak mungkin…”, “…Are you kidding…”.

5. Creative people trend to be both extroverted and introverted.

Orang yang kreatif terkadang extrovert namun disisi lain terkadang juga introvert. Ketika sedang asyik dengan dunianya, ia lebih cenderung introvert, tidak peduli dengan hal-hal disekelilingnya. Fokus pada apa yang dia tekuni. Apa kata orang, tidak perlu ia hiraukan. Namun, ketika mengekspresikan ide-idenya, dia akan terlihat extrovert dan sangat mudah memahami lingkungan dan orang-orang disekelilingnya, agar dapat menangkap ide tersebut. Orang yang kreatif juga harus memiliki sense of crysis dan sense of belonging terhadap orang-orang disekitarnya. Untuk memperbaiki kondisi yang ada, dengan segala kemampuannya. Contohnya seperti Muhammad yunus dengan Gramming banknya.

6. Creative people are humble and proud at the same time.

Walaupun seorang yang kreatif sangat bangga dengan hasil karyanya, namun mereka tetap rendah hati karena tidak pernah puas berkarya, setiap kali berkarya mereka tetap merasa belum cukup baik, mereka berbangga diri karena mereka dapat mewujudkan ide mereka. namun, tetap ingin mencapai sesuatu yang lebih dari apa yang sudah dicapai agar mendekati kesempurnaan.

“Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Dan hari esok harus jauh lebih baik dari hari ini”

7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.

singkat kata, kreativitas tidak mempunyai batasan, apalagi batasan yang dibuat-buat sendiri seperti peran-peran gender yang kaku. Semua berhak kreatif dan menyampaikan ide-idenya. Asalkan mampu dipertanggungjawabkan didunia dan akhirat.

8. Creative people are both rebellious and conservative.

Orang kreatif memberontak pada hal2 yang membatasi ide mereka. Mind set orang yang kreatif terkadang berbeda suhu dengan orang lain. Terkadang orang lain tidak bisa menangkat kreatifitas dan ide orang yang kreatif ini. Sehingga menjadi jiwa pemberontak yang keluar dari mind set kebanyakan orang “out of the box”. Tidak seperti katak dalam tempurung, namun hancurkan tempurung tersebut agar bisa melihat dunia luar. Disisi lain mereka menjadi konservatif ketika berusaha mewujudkan idenya dan konsentrasi pada hal tersebut….intinya….tidak bisa diganggu gugat jika sudah “keukeuh…” pada prinsip, pendirian dan keyakinannya.

9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.

Objektivitas ialah suatu variabel utama penilaian dari orang lain terhadap ide-ide ataupun kreasi kita. Orang kreatif memang memiliki semangat (“ghirah”) yang kuat atas hal yang mereka kerjakan atau tekuni namun mereka harus tetap objektif terhadap hal tersebut. Dan saya setuju orang yang paling kreatif ialah yang bisa menilai objektif terhadap ide-ide dan kreatifitas yang mereka tekuni. Bahkan orang-orang lain pun memiliki penilaian yang sama dengan orang yang kreatif tersebut. bahkan sangat menerima kreativitas dan inovasi yang kita sampaikan.

10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.

Orang-orang yang kreatif haruslah terbuka dan memiliki kepekaan. Terbuka dan peka terhadap perkembangan zaman, lingkungan sekitar, perkembangan teknologi dan informasi serta tren yang sedang berkembang. Sehingga ide-ide serta kreativitas mereka bisa “up to date” seiring berjalannya waktu.

Namun, yang harus diperhatikan, keterbukaan dan kepekaan tersebut jangan sampai mendzolimi atau menyakiti diri sendiri ketika mengekspos ide dan kreatifitas mereka. Berkontribusi optimal boleh, namun pikirkan juga kondisi dan kebutuhan diri sendiri. Tubuh/jasad juga punya hak, ruh/jiwa juga punya hak, otak/fikriyah juga punya hak. jadi jangan sampai kita memenuhi salah satu hak saja. Harus seimbang (tawazun). Dan kalu sudah berkeluarga… jangan lupa keluarga atau istri kita juga punya hak… Walaupun mereka menikmatinya, namun hal -hal diatas harap menjadi catatan penting… “Wahai jiwa-jiwa yang kreatif perhatikan baik2 yah….”

Intinya:” jangan keterlaluan dan berlebihan!!!”

From Creativity: The Work and Lives of 91 Eminent People, by Mihaly Csikszentmihalyi, published by HarperCollins, 1996.

Silahkan bagi teman-teman yang ingin juga menganalisis dan berkomentar….?

Salam…

Perusahaan paling kreatif

Menurut saya, perusahaan paling kreatif adalah perusahaan sepatu ”Nike”.

Siapa tidak kenal dengan logo bergambar ‘centang’ ataupun slogan ‘just do it’ yang melekat di hampir semua produk apparel maupun peralatan olahraga. Kepopuleran Nike dan keuntungan yang mengalir bagai mesin uang tentu tidak lepas dari kekuatan merk dagangnya.

Dalam dunia bisnis, merek dagang bisa dinyatakan sebagai salah satu bentuk monopoli bisnis. Tentunya hal ini pun harus didukung promosi dan iklan atas produk tersebut untuk pengenalan kepada konsumen. Tanpa disadari keberadaan merek dagang tersebut menjadi sangat penting dalam dunia bisnis tidak hanya bagi konsumen tetapi juga produsen.

Salah satu perusahaan yang berhasil melaksanakan iklan adalah Nike, karena Nke masuk pada merk sepuluh terbesar dunia. Nike menganggap iklan bukan menjual produk, tetapi menjual merek. Nike dalam merancang pesan dengan menggabungkan

nama merk dan citra ke dalam struktur budaya olah raga dan menggunakan kekuatan emosionalnya

Berdiri dengan nama Blue Ribbon Sport, merek Nike yang dibidani Phil Knight dan Bowerman ini, memulai bisnisnya hanya dengan modal US$ 1.000. Namun dengan ketekunan, kecakapan melihat peluang dan kegesitan sebagai pionir, Nike Inc yang mempunyai 500 pabrik dan 45 kantor di seluruh dunia, kini mampu meraup keuntungan US$ 16,325.90 juta hanya dalam setahun (Mei 2006-Mei 2007) atau laba bersih US$ 569,7 juta pada kuartal I 2007–2008. Hasil tersebut 51% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$ 377,2 juta.

Sebagai merek terbaik kategori olahraga versi Forbes 2007, Nike terus menunjukkan konsistensi kualitas dan peningkatan keunggulan komparatif dalam mempertahankan brand mengalahkan pesaing kuat lainnya seperti Adidas, Umbro dan Reebok. Misalkan dengan melakukan kerjasama dengan Michael Jordan, Christiano Ronaldo dan atlit paling populer versi Forbes 2007, Tiger Woods. Juga mensponsori klub Brasil dalam Piala Dunia 1998 dan pertandingan olahraga bergengsi seperti Olimpiade Beijing 2008 mendatang.

Merek dagang juga merupakan salah satu cara pertama bagi pengusaha menembus rantai perdagangan. Tidak hanya itu, slogan dan logo yang simpel dan mudah diingat tentu membantu terjalinnya hubungan psikologis konsumen dengan merek dagang suatu produk. Ketika ikatan dan kepercayaan itu terjadi, itu merupakan keuntungan terbesar bagi produsen karena dengan sendirinya produknya akan laku dipasaran dengan lebih mudah.

Produk berkualitas dan berkelas menciptakan daya beli masyarakat yang tinggi. Nike yang berpredikat sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia diyakini berhasil menghipnotis masyarakat Indonesia dan dunia. Nilai merek Nike vesi Forbes tahun 2007, mencapai US$ 5,5 miliar.

Kini produk-produk Nike tidak hanya sepatu, namun juga merambah ke produk lain seperti seperti jaket, topi, jam tangan, serta produk olahraga lainnya. Baru-baru ini Nike juga memperkenalkan pengembangan iPod yang bisa dikombinasikan pada sepatu lari. Dalam sepatu dipasang chip yang mampu mengirimkan data ke iPod, yang salah satu fungsinya adalah untuk menghitung jumlah langkah.

Produk kreatif dan inovatif memerlukan strategi pengembangan dan manajeman yang baik. Hal ini pula yang dilakukan pihak Nike agar selalu eksis dalam kancah dunia bisnis agar terus menghasilkan produk-produk yang berkualitas fenomenal seperti rencana Nike di tahun 2011 untuk menjadi perusahaan bebas karbon.

Di balik kesuksesan, intrik dan konflik selalu membayang, demikian juga dengan Nike inc seperti yang terjadi di China, Vietnam, Indonesia dan Meksiko. Nike dikritik karena berusaha menutupi kondisi kerja yang buruk serta eksploitasi buruh. Nike juga adalah perusahaan besar yang tidak memiliki pabrik. Karena mereka lebih senang untuk outsourcing kebutuhan-kebutuhan mereka terutama kepada sektor informal, ataupun perusahaan lainnya, sehingga mengefisienkan dan meminimalisir ongkos produksi.

Disinilah pembuktian kekuatan merek dagang. Banyaknya masalah ataupun konflik yang terpublikasi, tidak akan membuat kosumen beralih ke merek lain. Hal ini karena ikatan psikologis antara Nike dengan konsumen fanatiknya telah terjadi, selebihnya, biarlah konsumen yang menilai. Kapan merek dagang Indonesia bisa mendunia seperti Nike?

Literatur:

www.inilah.com

www.tanadisantoso.com

www.majalahkonstan.com

Saya mewawancarai sahabat saya yag bernama Fajar Wibowo, beliau mantan Ketua Himpunan Farmasi dan sekarang menjabat sebagai Ketua Asrama (Ro’is Am) Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir. Sebagai bagian dari tugas kewirausahaan. Berikut hasil wawancara saya.

Q: Mas Fajar saat ini memegang amanah apa saja?

A: Sekarang memegang amanah sebagai kep[ala santri PPM Miftahul Khoir, menjadi mentor agama di SMA, mengajar bahasa Inggris (Guru sukarelawan) di panti asuhan pemberdayaan umat – Braga, manajer pemasaran “alternative medicinal juice”, manajer operasional bimbel fifa (fikro fathonah), mahasiswa Farmasi (tinggal menyusun TA).

Q: Apa sih kiat-kiat memanajemen waktu yang baik?

A: membuat jadwal harian sedetail mungkin. Seperti: mencuci setiap hari senin dan sabtu pagi. Lalu ada waktu khusus untuk memikirkan setiap amanah yang dipegang, seperti: 15 menit setiap hari untuk memikirkan Pesantren, 30 menit untuk memikirkan TA. Kemudian ada waktu khusus untuk mengembangkan diri, misal: untuk bahasa Inggris menonton Indonesian This Morning setiap hari mulai jam 7 pagi s.d jam 7.30. Lalu, olahraga sehari paling tidak push up 10x, dan sit upo 15x.

Fikir à Bahasa Inggris dan akademik (Farmasi)

Jasad à Kuat, lincah, menguasai sport (olahraga permainan) sepeti Sepak bola,

Basket, Tenis meja.

Ruhiyah à Memiliki targetan ibadah (Dhuha, tahajud, qobla subuh, dll)

Q: Bagaimana sih caranya agar konsisten?

A: Sebenarya sih tidak 100% konsisten, terkadang ada bolongnya. Namun, diusahakan tidak ada bolongnya. Agar konsisten harus dibiasakanb, ”start small” (Mulai dari yang kecil).

Q: Menurut mas, pemimpin yang ideal seperti apa?

A: Pertama pengaruh, Dia bisa membawa dan mempengaruhi orang lain ke arah visi yang lebih baik dan jelas. Kedua, memiliki kreativitas dan inovasi “Good in Character and Competence”. Ketiga, bisa menjadi navigator à “Semua orang bisa memegang kepala, namun hanya pemimpin yang bisa membawa”.

Q: Cita-cita mas seperti apa?

A: Lulus, kerja di perusahaan obat tradisional dan jamu. Membuat data base obat tradisional dari seluruh daerah di Inbdonesia. Mengembangkan fitofarmaka (obat tradisional yang telah diuji secara klinis) à Indonesia hanya memiliki 7 fito farmaka, padahal kekayaan alam Indonesia ake-2 terbesar bersaing dengan Brazil. Lalu, saya ingin menjadi developer kos-kosan untuk kalangan menengah ke atas dengan program-program plus pembinaan. Menjadi bupati Klaten atau Gunung Kidul serta memiliki lembaga training informal “Village Teenage Education Center”.

Saya membatasi cita-cita saya dalam 3 aspek, yaitu: Pengusaha, Pendidik, Pemerintahan.

Rosululloh Muhammad SAW Sosok Yang Paling Kreatif

Sosok paling kreatif menurut saya adalah Rosululloh Muhammad SAW.

Mengapa saya katakan Rosululloh SAW sosok paling kreatif? Betapa tidak, beliau memberikan inspirasi bagi jutaan manusia. Pribadi yang berakhlaq mulia tak tertandingi. Kreatif dalam memimpin umat, kreatif dalam mmecahkan berbagai persoalan, kreatif dalam melakukan wirausaha, kreatif dalam bidang militer, kreatif dalam bidang pemerintahan.

Sosok beliau merupakan sosok yang sulit untuk ditandingi bahkan untuk disamai

sekalipun. Sebelum menjadi rosul, beliau sudah dijuluki sebagai Al Amin. Kejujuran, kecerdasan, dan akhlak beliau membuat kagum baik awan maupun lawan. Bahkan, orang kafir sekalipun ketika bepergian menitipkan barangnya padanya, termasuk para investor Arab.

Ketika saudagar lainnya mengejar keuntungan setinggi-tingginya dengan menutupi kekurangan barang dagangannya serta melebih-lebihkan keunggulan dari barang tersebut. Rosul selalu menjelaskan secara detail kualitas barang dagangannya bahkan modal pembelian barang tersebut kepada konsumen. Misalnya ketika menjual suatu barang, beliau menyebutkan harga aslinya sekian, dan silahkan saudara membelinya diatas harga tersebut. Itulah Rosul yang mulia. Kejujurannya bahkan ketika menakar (menimbang) baran dagangannya beliau tidak pernah mengurangi bahkan sedikit melebihkan.

Di bidang pemerintahan beliau turun langsung memeriksa rakyatnya. Dan jika ada yang kelaparan, beliau tidak segan mengangkat gandum dari baitul maal (Bulog) untuk diberikan kepada fakir miskin tersebut. Bahkan ada satu kebiasaan beliau, yaitu memberikan makan kepada kepada seorang gelandangan kakek tua beragama Yahudi yang giginya sudah ompong, beliau tidak pernah menyebutkan identitas beliau sebagai seorang Rosul dan pemimpin negara di zaman itu. Beliau tidak segan menyuapi bahkan melembutkan makanan si kakek dengan mulutnya terlebih dahulu, padahal si kakek Yahudi tersebut selalu menghina beliau.

Bahkan ketika berperang, beliau berada di garis depan dan mengkomandoi sahabat-sahabat yang lain. Belia pun pernah bertarung gulat dengan juara gulat di zaman itu. Itulah Rosululloh, kuat secara fisik, jasmani dan rohani. Sosok palng kreatif yang pernah saya tahu.

Inovatif dan Kreatif

Pengertian Inovasi dan Kreativitas:

Pengertian Inovasi:

l Usaha seseorang—dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya—dalam menghasilkan produk baru, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya.

l Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahlian untuk menghasilkan karya baru. (inovatif)

l Proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif. (berpikir inovatif)

l Syarat-syarat inovasi

Menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.

Menghasilkan produk yang relatif baru.

Menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan individu ataupun kelompok.

l Syarat-syarat berpikir inovatif

Elastisitas yang tinggi

Produktivitas yang tinggi

Orisinalitas yang tinggi

Sensitivitas yang tinggi

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Inovatif

Kreatif

Kecerdasan

X

Bakat

X

Orientasi

X

Pengalaman

X

Analisis

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

Pengertian Kreativitas:

l Memunculkan sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya.

l Suatu proses yang menghasilkan karya baru yang bisa diterima oleh komunitas tertentu atau bisa diakui oleh mereka sebagai sesuatu yang bermanfaat.

l Kemampuan berpikir untuk menghasilkan karya yang variatif, baru dan bisa diaplikasikan. (berpikir kreatif)

l Pemikiran yang menghasilkan cara baru, konsep baru, pemahaman baru, penemuan baru, atapun karya seni yang baru. (berpikir kreatif)

l Syarat-syarat berpikir kreatif

l Melibatkan respons atau gagasan yang baru.

l Memecahkan persoalan secara realistis.

l Mempertahankan dan mengembangkan orisinalitas.

l Berpikir secara divergen: fluency, flexibility, originality

l Berpikir analogis: berpikir tidak konvensional, mampu melihat berbagai hubungan yang tidak terlihat.

Proses berpikir kreatif

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Orientasi

Preparasi

Inkubasi

Iluminasi

Verifikasi

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

  • Orientasi: merumuskan masalah, mendefinisikan aspek-aspeknya.
  • Preparasi: mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang relevan.
  • Inkubasi: pikiran beristirahat, proses berjalan di bawah sadar.
  • Iluminasi: munculnya ilham, aha erlebnis
  • Verifikasi: mengui dan menilai secara kritis hasil dari iluminasi.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif

Kemampuan kognitif: kecerdasan di atas rata-rata, mampu melahirkan gagasan baru, berlainan, dan fleksibilitas kognitif.

Sikap yang terbuka: mudah menerima stimuli internal dan eksternal, memiliki minat beragam dan luas.

Sikap yang bebas, otonom, percaya diri.

Macam-macam Inovator:

  • Penemu
  • Perakit
  • Pengembang
  • Peniru

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Kemampuan intelektual

+

Sifat-sifat kepribadian

+

Suasana dan lingkungan kondusif

Inovasi dan Pembaruan

Wisata menyelami hati, pikiran, perasaan, dan perilaku para

perekayasa kehidupan dan para inovator

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

Literatur:

l Jawwad, M. Ahmad Abdul. 2004. Mengembangkan Inovasi & Kreativitas Berpikir. Bandung: Syaamil Cipta Media.

l Rakhmat, Jalaluddin, Drs, M.Sc. 2003. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.


Blog Stats

  • 30,179 hits
September 2017
S S R K J S M
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930