Menatap Hari Esok

Archive for Oktober 2008

(Tulisan ini saya ambil dari blog mas Reza ervani, insyaAlloh memberi kita pencerahan dan inspirasi.)

Tulisan ini dibuat oleh ibu beberapa hari setelah kami menikah bulan Mei 2008 yang lalu. Sangat mengharukan. Sengaja diarsipkan disini untuk bisa dibaca bersama. Sebagai pengingat bagi kami, betapa dalamnya cinta seorang ibu pada anaknya.

****

Buah Hati

Entah siapa yang menemukan istilah “ Buah hati”.
Yang jelas, pastilah  Dia orang yang sangat  halus & Lembut perasaannya.
Saat kita  mengucapkan kata Buah hati.  Siapakah yang terlintas dalam pikiran kita ?
Pastilah orang yang disayangi & dicintai.

Siapa Dia…..?
Kekasih ?, suami/Istri?, orang tua?, sahabat dekat?.
Ternyata bukan mereka.
Kata Buah hati lebih tepat ditujukan pada Anak – anak kita.. Amanah Allah yang dititipkan kepada kita. Berapapun jumlahnya

Akupun baru mengerti betapa  Indah dan dalamnya kata-kata itu, setelah anakku disuting oleh Pangeran Idamannya.
Putri anakku kuliah di luar kota tepatnya di Bandung.
Kurang lebih 4  Jam perjalanan dengan Bus dari rumah kami. Dia tinggal di kamar kontrakan alias indekos.
Pulang kerumah  sebulan  atau  dua bulan saat dia libur kuliahnya. Kadang-kadang  kami orangtuanya yang menengok .
Kami rasakan wajar &  biasa saja.

Suatu hari Putri telephon dari Bandung , memberitahukan kalau  ada pemuda yang  mengajaknya menikah.
Serius sekali Dia.
Sejujurnya, itu adalah berita yang sangat membahagiakan kami selaku orang tuanya. Karena  sebentar  lagi di usia  muda, & productif, dia sudah disunting orang.
Namun ada keraguan juga dihatiku . Berkali-kali kutelephon Putri  agar berpikir & Istikharah.
Dan selalu juga dijawab dengan penuh kesungguhan & kemantapan.

Giliran kami orangtuanya yang harus Istikharah untuk mohon petunjuk dari Allah. Agar keputusan kami selalu dalam Tuntunan & JalanNya.

Akhirnya disepakati tanggal & hari untuk Ta’aruf. (berkenalan dengan keluarga).
Sholat Istikharah- Mohon petunjuk Allah  masih berlanjut.
Hingga kemantapan datang, saat terngiang  kandungan Al-Qur’an surat Annur ayat 26:
“………wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik….”

Seminggu kemudian ditentukan pula hari  untuk Khitbah /meninang Putri.
Hari-hari menunggu pangerannya Putri datang kerumah untuk meminang,
Badanku terasa panas-dingin tidak menentu.
Sering demam dengan panas tinggi. Ke Dokter hanya diberi Vitamin & penurun panas.
Malam hari tidur tidak pernah nyenyak.
Akibatnya……… di kantor ngantuuuk.
Aku sendiri heran… Apa telah yang terjadi denganku ?
Hal yang sama pernah aku alami saat diriku dipinang oleh Bapaknya Putri (itu terjadi 24 tahun yang lalu).

Akhirnya saat  hari pinangan  tiba. Semuanya sibuk bersih-bersih.
Ya rumah, gorden  dll. Tak lupa membersihkan diri.
Pangerannya datang bersama Ibu, adik &  kerabatnya.
Disepakatilah hari & tanggal pernikahannya.
Dihari itu badanku menggigil.
Hingga acara pinangan usai sore hari. Aku nggak kuat lagi untuk berdiri.
Badanku panas. Demam tinggi hingga 3 hari.

Tiga minggu kemudian pernikahan berlangsung.
Ijab Kobul usai diucapkan…..
Ada rasa  Lega yang sangaat dalam.
Rasa bahagia yang sangaaat Indah
Rasa haru yang luar biasa.

Namun ….
Ada sesuatu yang tercabut dari hati yang paliiiiing dalam.
Ada satu ruang kosong dalam hati.
Dilain sisi Aku dihujani oleh ucapan Selamat.

Tak dapat dipungkiri, Hari itu kuterima ucapan dengan  rasa syukur Alhamdulillah.
Atas Amanah Allah  yang dititipkan padaku.
Maha Suci Allah yang telah memberiku kepekaan perasaan.
Sehingga dapat merasakan saat  Amanah itu berpindah  pada orang lain yang sekarang sudah menjadi suaminya.

Terbayang kembali  Putri kecilku saat dalam gendongan.
Kutimang, kusayang dan terbayang manjanya.
Bersyukur karena Amanah itu dapat bersamaku.
Hingga datang Sang “Pemetik”
Seperti di alam mimpi. (Hingga aku berdo’a, agar yang terjadi bukan mimpi yang hadir sesaat).

Tiga hari setelah menikah, Putri pamit akan kembali ke Bandung. Tentu saja bersama Pangeran yang sudah berstatus suaminya .
Menikmati masa-masa indah bulan madu nya.
Dan kembali beraktifitas.
Putri melanjutkan kuliahnya yang tinggal 1 semester lagi.
Kupeluk & cium mereka.
Kupandangi kepergiannya dengan rasa penuh Cinta.

Sepeninggal mereka…..
Detik-detik berjalan , terasa sangat lambat.
Ada sesuatu yang hilang dalam rumah ini.
Dalam hati ada yang ikut pergi.
Benar-benar ada yang hilang.
Ada keharuan  & kebahagiaan yang sangat dalam.
Rasa Rindu yang sangat mendera..
Ada aliran hangat di pipi.
Kupeluk Si bungsu adiknya putri.
Dia menangis juga dalam pelukanku sambil memanggil-manggil Putri kakaknya.
Kupandang Bapaknya Putri. Yang diam mematung memandang jejak-jejak Putri.

Sudah  sebulan putri menikah.
Namun perasaan  haru dan  kehilangan itu belum juga hilang.
Sering Aku, suami & adiknya putri berbincang, menenangkan diri.
Membuka-buka album foto keluarga.

Berbeda perasaan dengan tiga tahun yang lalu
Saat putri pamit ke Bandung untuk kuliah.
Tidak ada perasaan kehilangan.

Dan sekarang ,….Purti tetap kuliah. Dikota yang sama.
Apa yang terjadi ?
Mengapa  perasaan  berbeda ?
Mengapa ada yang hilang  sehingga kerinduan mendera?
Mengapa ada yang terbawa ?
Mengapa Haru ?
Mengapa menangis ?

Rupanya  BUAH HATI ku sudah dipetik
Aliran darahku ada yang terbawa.
Kasihku ada dihatinya.
Yang kini sudah menyatu dengan Hati pangerannya.
Ya  Allah,
Engkau  telah menghimpun hati-hati ini dalam CINTAMU.
Maka bimbinglah  kami agar selalu di JalanMu.
Nama “BUAH HATI” selalu terucap dalam setiap Do’a kepadaNya.

Perusahaan paling kreatif

Menurut saya, perusahaan paling kreatif adalah perusahaan sepatu ”Nike”.

Siapa tidak kenal dengan logo bergambar ‘centang’ ataupun slogan ‘just do it’ yang melekat di hampir semua produk apparel maupun peralatan olahraga. Kepopuleran Nike dan keuntungan yang mengalir bagai mesin uang tentu tidak lepas dari kekuatan merk dagangnya.

Dalam dunia bisnis, merek dagang bisa dinyatakan sebagai salah satu bentuk monopoli bisnis. Tentunya hal ini pun harus didukung promosi dan iklan atas produk tersebut untuk pengenalan kepada konsumen. Tanpa disadari keberadaan merek dagang tersebut menjadi sangat penting dalam dunia bisnis tidak hanya bagi konsumen tetapi juga produsen.

Salah satu perusahaan yang berhasil melaksanakan iklan adalah Nike, karena Nke masuk pada merk sepuluh terbesar dunia. Nike menganggap iklan bukan menjual produk, tetapi menjual merek. Nike dalam merancang pesan dengan menggabungkan

nama merk dan citra ke dalam struktur budaya olah raga dan menggunakan kekuatan emosionalnya

Berdiri dengan nama Blue Ribbon Sport, merek Nike yang dibidani Phil Knight dan Bowerman ini, memulai bisnisnya hanya dengan modal US$ 1.000. Namun dengan ketekunan, kecakapan melihat peluang dan kegesitan sebagai pionir, Nike Inc yang mempunyai 500 pabrik dan 45 kantor di seluruh dunia, kini mampu meraup keuntungan US$ 16,325.90 juta hanya dalam setahun (Mei 2006-Mei 2007) atau laba bersih US$ 569,7 juta pada kuartal I 2007–2008. Hasil tersebut 51% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$ 377,2 juta.

Sebagai merek terbaik kategori olahraga versi Forbes 2007, Nike terus menunjukkan konsistensi kualitas dan peningkatan keunggulan komparatif dalam mempertahankan brand mengalahkan pesaing kuat lainnya seperti Adidas, Umbro dan Reebok. Misalkan dengan melakukan kerjasama dengan Michael Jordan, Christiano Ronaldo dan atlit paling populer versi Forbes 2007, Tiger Woods. Juga mensponsori klub Brasil dalam Piala Dunia 1998 dan pertandingan olahraga bergengsi seperti Olimpiade Beijing 2008 mendatang.

Merek dagang juga merupakan salah satu cara pertama bagi pengusaha menembus rantai perdagangan. Tidak hanya itu, slogan dan logo yang simpel dan mudah diingat tentu membantu terjalinnya hubungan psikologis konsumen dengan merek dagang suatu produk. Ketika ikatan dan kepercayaan itu terjadi, itu merupakan keuntungan terbesar bagi produsen karena dengan sendirinya produknya akan laku dipasaran dengan lebih mudah.

Produk berkualitas dan berkelas menciptakan daya beli masyarakat yang tinggi. Nike yang berpredikat sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia diyakini berhasil menghipnotis masyarakat Indonesia dan dunia. Nilai merek Nike vesi Forbes tahun 2007, mencapai US$ 5,5 miliar.

Kini produk-produk Nike tidak hanya sepatu, namun juga merambah ke produk lain seperti seperti jaket, topi, jam tangan, serta produk olahraga lainnya. Baru-baru ini Nike juga memperkenalkan pengembangan iPod yang bisa dikombinasikan pada sepatu lari. Dalam sepatu dipasang chip yang mampu mengirimkan data ke iPod, yang salah satu fungsinya adalah untuk menghitung jumlah langkah.

Produk kreatif dan inovatif memerlukan strategi pengembangan dan manajeman yang baik. Hal ini pula yang dilakukan pihak Nike agar selalu eksis dalam kancah dunia bisnis agar terus menghasilkan produk-produk yang berkualitas fenomenal seperti rencana Nike di tahun 2011 untuk menjadi perusahaan bebas karbon.

Di balik kesuksesan, intrik dan konflik selalu membayang, demikian juga dengan Nike inc seperti yang terjadi di China, Vietnam, Indonesia dan Meksiko. Nike dikritik karena berusaha menutupi kondisi kerja yang buruk serta eksploitasi buruh. Nike juga adalah perusahaan besar yang tidak memiliki pabrik. Karena mereka lebih senang untuk outsourcing kebutuhan-kebutuhan mereka terutama kepada sektor informal, ataupun perusahaan lainnya, sehingga mengefisienkan dan meminimalisir ongkos produksi.

Disinilah pembuktian kekuatan merek dagang. Banyaknya masalah ataupun konflik yang terpublikasi, tidak akan membuat kosumen beralih ke merek lain. Hal ini karena ikatan psikologis antara Nike dengan konsumen fanatiknya telah terjadi, selebihnya, biarlah konsumen yang menilai. Kapan merek dagang Indonesia bisa mendunia seperti Nike?

Literatur:

www.inilah.com

www.tanadisantoso.com

www.majalahkonstan.com

Saya mewawancarai sahabat saya yag bernama Fajar Wibowo, beliau mantan Ketua Himpunan Farmasi dan sekarang menjabat sebagai Ketua Asrama (Ro’is Am) Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir. Sebagai bagian dari tugas kewirausahaan. Berikut hasil wawancara saya.

Q: Mas Fajar saat ini memegang amanah apa saja?

A: Sekarang memegang amanah sebagai kep[ala santri PPM Miftahul Khoir, menjadi mentor agama di SMA, mengajar bahasa Inggris (Guru sukarelawan) di panti asuhan pemberdayaan umat – Braga, manajer pemasaran “alternative medicinal juice”, manajer operasional bimbel fifa (fikro fathonah), mahasiswa Farmasi (tinggal menyusun TA).

Q: Apa sih kiat-kiat memanajemen waktu yang baik?

A: membuat jadwal harian sedetail mungkin. Seperti: mencuci setiap hari senin dan sabtu pagi. Lalu ada waktu khusus untuk memikirkan setiap amanah yang dipegang, seperti: 15 menit setiap hari untuk memikirkan Pesantren, 30 menit untuk memikirkan TA. Kemudian ada waktu khusus untuk mengembangkan diri, misal: untuk bahasa Inggris menonton Indonesian This Morning setiap hari mulai jam 7 pagi s.d jam 7.30. Lalu, olahraga sehari paling tidak push up 10x, dan sit upo 15x.

Fikir à Bahasa Inggris dan akademik (Farmasi)

Jasad à Kuat, lincah, menguasai sport (olahraga permainan) sepeti Sepak bola,

Basket, Tenis meja.

Ruhiyah à Memiliki targetan ibadah (Dhuha, tahajud, qobla subuh, dll)

Q: Bagaimana sih caranya agar konsisten?

A: Sebenarya sih tidak 100% konsisten, terkadang ada bolongnya. Namun, diusahakan tidak ada bolongnya. Agar konsisten harus dibiasakanb, ”start small” (Mulai dari yang kecil).

Q: Menurut mas, pemimpin yang ideal seperti apa?

A: Pertama pengaruh, Dia bisa membawa dan mempengaruhi orang lain ke arah visi yang lebih baik dan jelas. Kedua, memiliki kreativitas dan inovasi “Good in Character and Competence”. Ketiga, bisa menjadi navigator à “Semua orang bisa memegang kepala, namun hanya pemimpin yang bisa membawa”.

Q: Cita-cita mas seperti apa?

A: Lulus, kerja di perusahaan obat tradisional dan jamu. Membuat data base obat tradisional dari seluruh daerah di Inbdonesia. Mengembangkan fitofarmaka (obat tradisional yang telah diuji secara klinis) à Indonesia hanya memiliki 7 fito farmaka, padahal kekayaan alam Indonesia ake-2 terbesar bersaing dengan Brazil. Lalu, saya ingin menjadi developer kos-kosan untuk kalangan menengah ke atas dengan program-program plus pembinaan. Menjadi bupati Klaten atau Gunung Kidul serta memiliki lembaga training informal “Village Teenage Education Center”.

Saya membatasi cita-cita saya dalam 3 aspek, yaitu: Pengusaha, Pendidik, Pemerintahan.

Rosululloh Muhammad SAW Sosok Yang Paling Kreatif

Sosok paling kreatif menurut saya adalah Rosululloh Muhammad SAW.

Mengapa saya katakan Rosululloh SAW sosok paling kreatif? Betapa tidak, beliau memberikan inspirasi bagi jutaan manusia. Pribadi yang berakhlaq mulia tak tertandingi. Kreatif dalam memimpin umat, kreatif dalam mmecahkan berbagai persoalan, kreatif dalam melakukan wirausaha, kreatif dalam bidang militer, kreatif dalam bidang pemerintahan.

Sosok beliau merupakan sosok yang sulit untuk ditandingi bahkan untuk disamai

sekalipun. Sebelum menjadi rosul, beliau sudah dijuluki sebagai Al Amin. Kejujuran, kecerdasan, dan akhlak beliau membuat kagum baik awan maupun lawan. Bahkan, orang kafir sekalipun ketika bepergian menitipkan barangnya padanya, termasuk para investor Arab.

Ketika saudagar lainnya mengejar keuntungan setinggi-tingginya dengan menutupi kekurangan barang dagangannya serta melebih-lebihkan keunggulan dari barang tersebut. Rosul selalu menjelaskan secara detail kualitas barang dagangannya bahkan modal pembelian barang tersebut kepada konsumen. Misalnya ketika menjual suatu barang, beliau menyebutkan harga aslinya sekian, dan silahkan saudara membelinya diatas harga tersebut. Itulah Rosul yang mulia. Kejujurannya bahkan ketika menakar (menimbang) baran dagangannya beliau tidak pernah mengurangi bahkan sedikit melebihkan.

Di bidang pemerintahan beliau turun langsung memeriksa rakyatnya. Dan jika ada yang kelaparan, beliau tidak segan mengangkat gandum dari baitul maal (Bulog) untuk diberikan kepada fakir miskin tersebut. Bahkan ada satu kebiasaan beliau, yaitu memberikan makan kepada kepada seorang gelandangan kakek tua beragama Yahudi yang giginya sudah ompong, beliau tidak pernah menyebutkan identitas beliau sebagai seorang Rosul dan pemimpin negara di zaman itu. Beliau tidak segan menyuapi bahkan melembutkan makanan si kakek dengan mulutnya terlebih dahulu, padahal si kakek Yahudi tersebut selalu menghina beliau.

Bahkan ketika berperang, beliau berada di garis depan dan mengkomandoi sahabat-sahabat yang lain. Belia pun pernah bertarung gulat dengan juara gulat di zaman itu. Itulah Rosululloh, kuat secara fisik, jasmani dan rohani. Sosok palng kreatif yang pernah saya tahu.

Inovatif dan Kreatif

Pengertian Inovasi dan Kreativitas:

Pengertian Inovasi:

l Usaha seseorang—dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya—dalam menghasilkan produk baru, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya.

l Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahlian untuk menghasilkan karya baru. (inovatif)

l Proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif. (berpikir inovatif)

l Syarat-syarat inovasi

Menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.

Menghasilkan produk yang relatif baru.

Menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan individu ataupun kelompok.

l Syarat-syarat berpikir inovatif

Elastisitas yang tinggi

Produktivitas yang tinggi

Orisinalitas yang tinggi

Sensitivitas yang tinggi

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Inovatif

Kreatif

Kecerdasan

X

Bakat

X

Orientasi

X

Pengalaman

X

Analisis

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

Pengertian Kreativitas:

l Memunculkan sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya.

l Suatu proses yang menghasilkan karya baru yang bisa diterima oleh komunitas tertentu atau bisa diakui oleh mereka sebagai sesuatu yang bermanfaat.

l Kemampuan berpikir untuk menghasilkan karya yang variatif, baru dan bisa diaplikasikan. (berpikir kreatif)

l Pemikiran yang menghasilkan cara baru, konsep baru, pemahaman baru, penemuan baru, atapun karya seni yang baru. (berpikir kreatif)

l Syarat-syarat berpikir kreatif

l Melibatkan respons atau gagasan yang baru.

l Memecahkan persoalan secara realistis.

l Mempertahankan dan mengembangkan orisinalitas.

l Berpikir secara divergen: fluency, flexibility, originality

l Berpikir analogis: berpikir tidak konvensional, mampu melihat berbagai hubungan yang tidak terlihat.

Proses berpikir kreatif

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Orientasi

Preparasi

Inkubasi

Iluminasi

Verifikasi

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

  • Orientasi: merumuskan masalah, mendefinisikan aspek-aspeknya.
  • Preparasi: mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang relevan.
  • Inkubasi: pikiran beristirahat, proses berjalan di bawah sadar.
  • Iluminasi: munculnya ilham, aha erlebnis
  • Verifikasi: mengui dan menilai secara kritis hasil dari iluminasi.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif

Kemampuan kognitif: kecerdasan di atas rata-rata, mampu melahirkan gagasan baru, berlainan, dan fleksibilitas kognitif.

Sikap yang terbuka: mudah menerima stimuli internal dan eksternal, memiliki minat beragam dan luas.

Sikap yang bebas, otonom, percaya diri.

Macam-macam Inovator:

  • Penemu
  • Perakit
  • Pengembang
  • Peniru

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>

Kemampuan intelektual

+

Sifat-sifat kepribadian

+

Suasana dan lingkungan kondusif

Inovasi dan Pembaruan

Wisata menyelami hati, pikiran, perasaan, dan perilaku para

perekayasa kehidupan dan para inovator

<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>

Literatur:

l Jawwad, M. Ahmad Abdul. 2004. Mengembangkan Inovasi & Kreativitas Berpikir. Bandung: Syaamil Cipta Media.

l Rakhmat, Jalaluddin, Drs, M.Sc. 2003. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mengapa Perlu kreatif?

Kreativitas dibutuhkan dan diperlukan dalam setiap bidang yang kita geluti, termasuk bidang saya sebagai seorang planner (perencana). Merencanakan tata ruang pun butuh kreativitas agar bisa menyelesaikan segala macam permasalahan dan persoalan perkotaan yang semakin kompleks. Anda dituntut untuk tetap mampu menghasilkan ide-ide baru agar Anda bisa mengikuti perubahan, dalam hal ini sebagai planner yaitu perkembangan masyarakat dan perkotaan yang ada.

Seluruh elememn perkotaan pun harus kreatif, baik pengusaha (sektor swasta), masyarakat, maupun pemerintah. Ketika ide-ide kreatif itu muncul maka bangsa kita tiodak lagi hanya bisa meniru yang dikembangan dan dihasilkan orang lain. Lihat saja, bagaimana teori ekonomi yang diterapkan di Indonesia, mengikuti teori kapitalis yang dikembangkan orang-orang barat. Wajar saja bangsa kit tidak pernh maju. Kemajuan pereonomian suatu negara hanya diukur dengan pendapatan perkapita saja. Padahal, bisa jadi hanya sebagian kecil saja yang berkontribusi pada nilai Pendapatan per kapita tsb. Nyatanya, sebagian besar (>80%) kekayaan Indonesia thanya dikuasai kurang dari 10% warga Indonesia. Sisanya masih banyak warga kita yang kelaparan, makan nasi akik maupun busung lapar dimana-mana. Ini semua karena kurangnya kreativitas baik dari pemegang kebijakan tertinggi maupun sampai tataran level terbawah.

Maka, pendidikan kreativitas diperlukan untuk meningkatkan hajat hidup masyarakat Indonesia.

TTD: Calon Pemimpin Bangsa


Blog Stats

  • 29,815 hits
Oktober 2008
S S R K J S M
« Feb   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031