Inovatif dan Kreatif
Posted on: Oktober 20, 2008
Inovatif dan Kreatif
Pengertian Inovasi dan Kreativitas:
Pengertian Inovasi:
l Usaha seseorang—dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya—dalam menghasilkan produk baru, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya.
l Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahlian untuk menghasilkan karya baru. (inovatif)
l Proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif. (berpikir inovatif)
l Syarat-syarat inovasi
– Menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.
– Menghasilkan produk yang relatif baru.
– Menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan individu ataupun kelompok.
l Syarat-syarat berpikir inovatif
– Elastisitas yang tinggi
– Produktivitas yang tinggi
– Orisinalitas yang tinggi
– Sensitivitas yang tinggi
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>
|
Inovatif Kreatif |
|
Kecerdasan X Bakat X Orientasi X Pengalaman X Analisis |
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>
Pengertian Kreativitas:
l Memunculkan sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya.
l Suatu proses yang menghasilkan karya baru yang bisa diterima oleh komunitas tertentu atau bisa diakui oleh mereka sebagai sesuatu yang bermanfaat.
l Kemampuan berpikir untuk menghasilkan karya yang variatif, baru dan bisa diaplikasikan. (berpikir kreatif)
l Pemikiran yang menghasilkan cara baru, konsep baru, pemahaman baru, penemuan baru, atapun karya seni yang baru. (berpikir kreatif)
l Syarat-syarat berpikir kreatif
l Melibatkan respons atau gagasan yang baru.
l Memecahkan persoalan secara realistis.
l Mempertahankan dan mengembangkan orisinalitas.
l Berpikir secara divergen: fluency, flexibility, originality
l Berpikir analogis: berpikir tidak konvensional, mampu melihat berbagai hubungan yang tidak terlihat.
Proses berpikir kreatif
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>
|
Orientasi |
|
Preparasi |
|
Inkubasi |
|
Iluminasi |
|
Verifikasi |
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>
- Orientasi: merumuskan masalah, mendefinisikan aspek-aspeknya.
- Preparasi: mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang relevan.
- Inkubasi: pikiran beristirahat, proses berjalan di bawah sadar.
- Iluminasi: munculnya ilham, aha erlebnis
- Verifikasi: mengui dan menilai secara kritis hasil dari iluminasi.
- Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif
– Kemampuan kognitif: kecerdasan di atas rata-rata, mampu melahirkan gagasan baru, berlainan, dan fleksibilitas kognitif.
– Sikap yang terbuka: mudah menerima stimuli internal dan eksternal, memiliki minat beragam dan luas.
– Sikap yang bebas, otonom, percaya diri.
Macam-macam Inovator:
- Penemu
- Perakit
- Pengembang
- Peniru
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>
|
Kemampuan intelektual + Sifat-sifat kepribadian + Suasana dan lingkungan kondusif |
|
Inovasi dan Pembaruan |
|
Wisata menyelami hati, pikiran, perasaan, dan perilaku para perekayasa kehidupan dan para inovator |
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>
Literatur:
l Jawwad, M. Ahmad Abdul. 2004. Mengembangkan Inovasi & Kreativitas Berpikir. Bandung: Syaamil Cipta Media.
l Rakhmat, Jalaluddin, Drs, M.Sc. 2003. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Komentar Terakhir